Skip to content

IMPEDANSI

March 12, 2009
tags:

Impedansi ?

Impedansi (disebut juga hambatan dalam, Z) adalah nilai resistansi yang terukur pada kutub kutub sinyal jack alat elektronik. Semakin besar hambatan/impedansi, makin besar tegangan yang dibutuhkan. Impedansi tidak dapat dikatan sebagai hambatan secara spontan. Karena terdapat perbedaan yang mendasar dari keduanya.  Beberapa sumber mengatakan bahwa impedansi merupakan hasil reaksi hambatan (R, resistensi) dan kapasitas elektron (C, capacitance) secara bersamaan. Daya merupakan tegangan kuadratnya dibagi impedansnya:
P = V2 / Z

  • P = daya (watt)
  • V = tegangan (volt)
  • Z = impedans (ohm)

Menggabungkan impedansi  (Perhitungan Seri dan Paralel)

Sebelumnya, perlu mengetahui formula rujukan untuk menghitung besar perolehan impedansi speaker. (R dianggap sebagai impedansi)

Hukum ohm seri R1+R2+R3+….. = Total R
Hukum Ohm Parallel Apabila dua speaker mempunyai impedansi sama Apabila menggunakan lebih dari tiga speaker dengan impedansi berbeda

Impedansi total dari setiap rangkaian komponen dapat dihitung dengan menggunakan aturan untuk menggabungkan impedansi di rangkaian  seri dan paralel. Aturan-aturannya mirip dengan aturan yang digunakan untuk menggabungkan resistansi.

21

Berapa Impedansi Speaker? Headphone? Earphone?

3Dalam kehidupan sehari-hari sering kai kita mendengar spesifikasi produk elektronik tertentu yang salah satu bagian dari spesifikasinya adalah impedansi. Pada produk speaker atau headphone, sebenarnya besar impedansi akan mempengaruhi kualitas suara devices, tetapi biasanya konsumen diberikan kebebasan untuk memilih devices sesuai kebutuhannya masing-masing.

  • Speaker biasanya memiliki Impedansi sekitar 4, 8, 12, atau 16 Ω. Dan biasanya induktansnya diabaikan
  • Earphone dan headphone memiliki impedansi bervariasi mulai dari 24 ohm, 32 ohm, 50 ohm, 64 ohm, 70 ohm, 300 ohm, dan 150/750 ohm, dl. Headphone dengan impedansi rendah (< 100 Ω) direkomendasikan untuk mobil players dan PC soundcards. Adapula headphone khusus yang mencapai 300 Ω atau impedansi yang lebih besar digunakan untuk home hi-fi systems, amplifiers, dan beberapa peralatan profesional.

Impedansi sebuah devices sebaiknya matching. Impedansi dengan kemampuan alat elektronik (misalnya amp-nya) yang akan dipakaikan headpone pun harus sesuai. Harus disesuaikan dengan peralatan yang mengeluarkan suaranya, untuk memastikan bahwa power suara yang dialirkan ke headphone akan optimum (Harus kuat mengangkat headphone dengan besar impedansi yang dimilikinya). Jika impedansi tidak matching maka kualitas suaranya kurang baik atau tidak berfungsi dengan baik. Maka dapat dikatakan karena transfer dayanya tidak sempurna. Misalnya kita menggunakan sebuah devices bertegangan rendah (Mp3 Player) maka sebaiknya menggunakan headphone yang impedansinya rendah. Maka jika untuk alat2 yang tegangannya cukup tinggi, headphone dengan impedansi yang lebih besar dapat digunakan.

Headphone dengan impedansi tinggi lebih gampang di-drive akan tetapi suaranya cenderung lebih pelan. Sedangkan headphone dengan impedansi rendah suaranya cenderung kuat, bahkan tanpa amp sekalipun, tetapi kualitas suaranya lebih rendah. sound qualitynya bakal lebih rendah.Menurut beberapa sumber, Amp membantu dalam meningkatkan dan menaikkan kualitas suara tapi agak sulit digunakan Amp untuk devices dengan impedansi rendah.

Apa efek jika 2 headphone diparalel atau seri? Berapa besar penurunan daya yang ditransfer?

Jika melihat rumus P = V2 / Z dan meninjau teori Transfer daya maksimum dimana dikatakan “daya maksimum akan ditransfer dari sumber ke beban ketika resistansi beban sama dengan resistansi internal sumber”, dapat dikatakan bahwa kualitas dari headphone akan menurun atau jelek jika dipasang secara paralel karena daya turun. Hal ini dikarenakan daya akan menurun karena hambatan paralel mengecil (V tetap).

561

Peningkatan / penurunan daya tidak selalu sebesar peningkatan atau penurunan impedansinya. Misalnya impedansi naik 2x awal belum tentu daya naik 2x awal. Peningkatan dan penurunan daya bergantung pada :

  • besarnya tegangan sumber (Vt)
  • hambatan dalam sumber tegangan (R1)
  • besarnya impedansi yang disusun seri (R2).

7

4 Comments leave one →
  1. igi permalink
    March 16, 2009 2:52 am

    lumayan, not bad at all

  2. arsvida permalink*
    March 17, 2009 12:37 am

    mm,,, gak ngerti apa2 ttg ini… berhubung tugas ya mau gimana lagi… coba memfilter dari blog orang…slide kuliah…wikipedia… dkk

  3. igi permalink
    March 18, 2009 7:29 am

    ya saya maklumi …😀

  4. March 23, 2009 2:19 am

    Wah bagus-bagus . . . . jadi inget waktu kuliah . . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: